Sabtu, 22 Desember 2012

mimi

mimi..
ibuku tersayang..
wanita yang dulu kuanggap hanya mau menang sendiri, egois, tak pernah mau mengerti keinginan anaknya..
dia begitu tujuannya hanya satu..
semua demi kebaikanku..demi masa depan yang aku sendiri belum membayangkannya.

entah untuk keberapa ribu kali aku membuat kecewa, berkata dengan suara keras kepadanya, menyayatkan luka di hatinya lagi dan lagiii...
mimi..
sekarang aku ikhlas untuk semua kejadian di antara kita,
aku takkan pernah menyalahkanmu lagi untuk semua keinginan yang tak pernah tercapai
untuk semua kesempatan yang melayang..
untuk semua waktu yang terbuang sia-sia..
mimi..
tolong maafkan aku..
maafkan untuk semua keegoisanku, untuk semua langkah salahku, untuk setiap bulir air yang ku ciptakan di mata tuamu..
maafkan aku..
selamat hari ibu..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Followers